Bingung Memilih Spa atau Pijat?

 Nusantarania.net – Spa dan pijat sudah menjadi kebutuhan di kota- kota besar.  Namun ketika tiba di tempat penyedia jasa tersebut terkadang dibuat bingung memilih dikarenakan banyaknya jenis paket yang  dijual. Well

Spa sendiri merupakan rangkaian  perawatan yang terdiri dari terapi pijat seluruh badan, lulur atau body scrub,  masker, aroma theraphy, mandi susu,  dengan suguhan teh atau minuman jahe hangat.

Spa yang berasal dari kata solus aqua artinya terapi air dalam perkembangannya menjadi sebuah tempat perawatan tubuh, kesehatan, kebugaran dan kenyamanan. Lokasi di mana tubuh dan pikiran menjadi rileks, segar, kembali energik dan bertenaga.

Sementara  itu pijat juga bermakna sama namun lebih mengutamakan kesehatan dari pada kecantikan.

Jika manfaat spa menghaluskan, mengencangkan, memberi nutrisi pada kulit, detokfikasi  meningkatkan sistem  kekebalan tubuh,  maka pijat lebih memfokuskan pada pengenduran ketegangan otot. Meski pada prinsipnya dua layanan ini juga  terbukti mampu mengurangi depresi, menghilangkan kecemasan,  kemarahan, mengurangi stres dan kelelahan serta mengembalikan keseimbangan tubuh.

Namun jika sedang mengalami kelahan fisik luar biasa akibat tekanan kerja yang tinggi, mobilitas pergerakan fisik banyak  memakan waktu seperti harus berpindah kota, berdiri atau duduk berjam-jam, pilihan pijat lebih tepat daripada spa. Spa akan lebih cocok dipilih pada saat tubuh terlalu  sering terjebak dalam rutinitas.

“Pilhan pijat paling baik dilakukan ketika badan terasa pegal atau letih, dengan terapi pijat diharapkan peredaran darah menjadi lancar.” Demikian penjelasan Ika salah satu terapis di Zen Medan.

Ika menambahkan, sebaiknya sebelum pijat pastikan di resepsionis bagian tubuh mana yang ingin dikonsentrasikan. Pesan terapis sesuai kenyamanan tubuh,  pijatan kuat sedang atau  ringan. Jika super lelah barangkali sport massage  dengan pijatan keras bisa menjadi pilihan.

Fitri Prisriwati salah seorang pengunjung  Zen di kota Medan mengungkapkan, hari itu ia memilih spa kopi dan sudah lebih dulu memesan terapis yang kekuatan pijatnya sedang, Mengingat jika dipijat terlalu keras badannya justru bisa meriang. Untuk minyak yang digunakan ia memilih aroma Jasmine.

Minyak dan aromaterapi memang dipercaya bisa menstimulasi otak agar lebih rileks saat tubuh dipijat.  Aromaterapi, minyak atau krim pijat biasanya mengandung wewangian dari bunga atau rempah tumbuhan.  Untuk itu tentukan pilihan dengan mencoba satu per satu menu yang tersedia.

Bedewei,  jangan lupa menentukan lamanya terapi sesuai kebutuhan. Proses spa atau pijat biasanya terdiri dari dua durasi dengan harga yang berbeda, 90 menit atau 120 menit. Jika masih bingung dengan pilihan jangan sungkan bertanya ketika memesan di awal kedatangan.

Karena manfaat dari spa dan pijat bukan semata-mata untuk kesehatan dan kecantikan, pastikan pulang dari tempat tersebut tidak menyesal menjatuhkan pilihan pada layanan yang sudah dinikmati... Ah badan kok masih terasa pegel sih, coba tadi milih dipijat saja bukan spa?! Ohlala… (Arif)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *