Desa Hutabarat, Kampung Ulos di Tarutung-Sumut

Nusantarania.net|TARUTUNG – Di Desa Hutabarat, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, banyak terdapat pengrajin ulos dan kain songket Tarutung. Rata-rata masyarakat di sini mengandalkan hasil tenunan ulos dan songket untuk meningkatkan perekonomian keluarga mereka.

Para penenun ulos di Desa Hutabarat umumnya adalah kaum perempuan. Selesai bertani, disela-sela watung senggang, kaum perempuan di desa ini pun mulai memental benang menjadi kain ulos dengan kualitas tak diragukan lagi.

Ohya,  kebanyakkan yang menjadi penenun di sini adalah gadis berusia muda. Salah satunya adalah Hana Hutabarat. Cewek pendiam ini ‘diruangkerja’ nya nan sempit, berteman lampu neon 50 watt. Terlihat sedang menyelesaikan tenunan ulosnya.

Pengakuan Hana (panggilan akrabnya), kain ulos bikinannya dihargainya per helai sekira Rp200 ribu oleh pengutip yang biasanya mereka sebut dengan sebutan “toke”.

“Nanti ada toke yang datang ke desa kami. Toke-toke inilah yang mengutip kain-kain ulos yang sudah jadi dan membayarnya dari Rp200 ribu hingga Rp400 ribu per helainya. Dilihat dari kehalusan dan kualitas kain,” jelas Hana beberapa waktu lalu.

Hana mengatakan, dia belajar menenun sejak SMP. Keahliannya ini dia dapatkan dari penenun lain di desannya. Waktu itu kata Hana, dia membantu seorang penenun di desanya membuat ulos. Satu helai kain ulos yang ditenunnya dibayar Rp30 ribu/helainya.

“Setelah saya punya alat tenun sendiri, saya pun membuat ulos sendiri di rumah. Satu minggu saya bisa menenun ulos satu helai dan sebulan dapat empat helai ulos. Per helai panjang ulos 2 meter. Lumayan hasil nenun ulos ini bisa membantu kedua orang tua saya,” cerita Hana yang menjadi tulang punggung bagi keluarganya ini.

Di Desa Hutabarat, Tarutung, tidak saja dikenal dengan desa penghasil ulos tetapi juga kain songket. Kain songket Tarutung harganya jauh lebih mahal dari kain ulos. Sehingga masyarakat di desa ini banyak yang sudah beralih dari menenun ulos, kini menenun kain songket. Hanya tinggal Hana dan beberapa perajin ulos lainnya.

Harga kain songket Tarutung beserta selendang dihargai toke Rp1 juta. Sedangkan kain ulos diharga toke dari Rp200 ribu hingga Rp400 ribu per helainnya. (saniah ls)

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *